Lazis Khoiru Ummah

LOGO LAZ KHOIRU UMMAH

5 Keutamaan Idul Adha yang Sangat Istimewa

Setiap amalan dalam Islam memiliki keutamaan tersendiri. Untuk mendapatkannya, seorang muslim perlu beramal sesuai aturan. Termasuk dalam upaya meraih keutamaan Idul Adha.

Dalam rangkaian pelaksanaan Idul Adha, tidak ada amalan yang lebih dicintai oleh Allah selain menyembelih hewan qurban. Maka selain dikenal dengan istilah hari raya Idul Adha, hari tersebut juga populer dengan sebutan hari raya Idul Qurban.

Untuk mendapatkan keutamaannya, menyembelih hewan qurban sebaiknya tidak dilewatkan oleh umat Islam. Meskipun, tentu, ada persiapan yang perlu dilakukan sebelumnya agar ibadah ini bisa terlaksana dengan baik dan maksimal. 

Idul Adha Hari Berkurban

Hari berkurban, Sumber: sukabumiupdate.com
Hari berkurban, Sumber: sukabumiupdate.com

Saat memasuki tanggal 10 Dzulhijjah, kaum muslim yang memiliki kelapangan wajib menyembelih hewan qurban. Namun jika memiliki sebab tertentu atau halangan, tidak mengapa penyembelihan dilakukan pada hari tasyrik.

Sebagaimana yang telah disinggung di atas, menyembelih hewan qurban merupakan amalan yang paling dicintai Allah di hari raya Idul Adha. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda yang artinya,

Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih dicintai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban). Sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darah akan sampai kepada Allah (sebagai qurban) di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah. Maka ikhlaslah menyembelihnya”. (HR Ibn Majah)

Hadits tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Rasulullah. Beliau hampir tidak pernah meninggalkan menyembelih hewan qurban di hari raya Idul Adha. Melaksanakannya berarti juga menghargai perjuangan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘Alaihimassalam.

Hari raya Idul Adha berarti hari raya berqurban. Umat Islam yang menjalankannya akan mendapatkan berbagai keutamaan. Selain hadits tentang Idul Adha, agama Islam juga menjelaskan banyaknya keutamaan qurban dalam Al-Quran maupun hadits.

Keutamaan Idul Adha

Sholat Ied Al Adha, Sumber: liputan6.com
Sholat Ied Al Adha, Sumber: liputan6.com

Terdapat banyak keutamaan Idul Adha khususnya bagi yang menyembelihan hewan qurban. Berikut adalah diantara keutamaannya:

1. Mendapat Kebaikan dan Pahala

Bagi yang mampu menyembelih hewan qurban saat hari raya Idul Adha atau hari tasyrik, akan mendapatkan kebaikan. Dimana setiap kebaikan bisa menjadi pahala maupun keberkahan dalam hidup. 

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Zaid bin Arqam, bahwa suatu ketika para sahabat bertanya kepada Rasulullah yang artinya,

Wahai Rasulullah, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab, “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim”. Mereka berkata, “Apa keutamaan yang akan kami peroleh dengan qurban itu?” Beliau menjawab,”Setiap satu helai rambutnya rambutnya adalah satu kebaikan”. Mereka bertanya,”Kalau bulu-bulunya?” Rasulullah menjawab,”Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan”. (HR Ahmad)

Keutamaan dalam hadits tersebut sayang jika tidak diperjuangkan umat Islam. Bahkan para ulama berpendapat, menyembelih hewan qurban adalah sunnah bagi seorang muslim yang hidup dalam keterbatasan.

Kabar gembiranya qurban saat ini semakin mudah ditunaikan. Jika terasa berat, bisa menggunakan cara patungan maupun arisan. Atau bisa juga memanfaatkan layanan qurban yang diselenggarakan oleh Laziskhu.

2. Dihapuskan Dosa

Keutamaan Idul Adha juga akan menjadi penghapus dosa. Itu didapatkan saat seorang muslim menjalankan perintah penyembelihan hewan qurban. Pasalnya, dalam menjalani kehidupan tidak ada yang terhindar dari dosa dan kesalahan.

Rasulullah Shallallahu ‘Alahi wa Sallam bersabda kepada putrinya Fatimah yang artinya,

Fatimah berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosa-dosa yang kamu lakukan. Dan bacalah, sesungguhnya shalatku sembelihanku hidupku dan matiku hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan semesta alam”. (HR Abu Dawud)

3. Dikuatkan Dalam Iman dan Takwa

Makna penyembelihan hewan kurban, Sumber: Sholat Ied Al Adha, Sumber: mediaindonesia.com
Makna penyembelihan hewan kurban, Sumber: Sholat Ied Al Adha, Sumber: mediaindonesia.com

Aktivitas penyembelihan hewan qurban merupakan refleksi dari keimanan seseorang. Orang yang menyambut perintah qurban lalu melaksanakannya, dampaknya terasa dalam keimanan. Allah pun akan menguatkan keimanannya dan meneguhkan dalam takwa. Karena hakikatnya yang sampai pada Allah bukan sembelihan, namun iman dan taqwa seorang hamba.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surat Al-Hajj ayat 37 yang artinya,

Daging dan darah binatang qurban atau hadiah itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah. Tetapi yang sampai kepadaNya adalah amal yang ikhlas yang berdasarkan takwa darimu. Demikianlah Dia memudahkan binatang-binatang itu bagi kamu supaya kamu membesarkan Allah karena mendapat nikmat petunjukNya. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berupaya supaya baik amalannya”.

4. Dicintai Allah

Sebagai amalan yang paling dicintai oleh Allah di hari raya Idul Adha, tentu Allah akan mencintai hamba yang menunaikannya. Untuk mendapatkan cinta dari Allah, seorang hamba harus menjunjung tinggi setiap perintah dengan bersegera mengamalkannya.

Cinta dari Allah merupakan dambaan setiap hamba. Qurban menjadi satu cara yang disebutkan untuk meraih cintaNya. Meski utamanya dilakukan sendiri, tidak mengapa qurban dilakukan dengan bantuan orang lain.

Jika memang tidak bisa berqurban mandiri, bisa memakai cara qurban online. Dan bisa juga berqurban melalui panitia penyembelihan hewan qurban yang diselenggarakan masjid sekitar.

5. Terkikisnya Sifat Cinta Harta

Selain itu juga terdapat keutamaan yang benar-benar bisa dirasakan oleh jiwa. Hampir tidak ada manusia yang tidak cinta terhadap harta. Sedangkan berqurban membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Itu berarti akan mengurangi harta seorang muslim.

Meskipun berat untuk melaksanakan, berqurban akan mengikis sifat cinta terhadap harta. Karena saat seorang muslim mengorbankan harta dalam ketaatan, sejatinya kenikmatan sedang bertambah padanya.

Allah akan membalas ketaatan hambanya dengan berbagai ganjaran. Bisa dalam pahala, keberkahan harta dan hidup maupun akan diganti pengorbanannya dengan harta yang lebih banyak.

Demikianlah keutamaan Idul Adha yang akan muslim dapatkan. Tentu mendapatkannya butuh pengorbanan, yaitu dengan menyembelih hewan qurban. 

Yang perlu menjadi catatan, seorang muslim yang pandai bersyukur tidak perlu menunggu adanya imbalan baru mau beramal. Dengan adanya nikmat berlimpah yang telah Allah berikan, menjalankan setiap perintah hakikatnya merupakan aktivitas bersyukur manusia. 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meneguhkan kita dalam kebenaran. Serta memudahkan setiap kebaikan yang diniatkan hambaNya.