Lazis Khoiru Ummah

LOGO LAZ KHOIRU UMMAH

Membersihkan Harta Riba Agar Terhindar dari Dosa, Bagaimana Caranya?

Membersihkan harta riba menjadi tugas yang perlu segera diselesaikan oleh muslim yang baru bertaubat. Pasalnya, kemudahan jalan taubat perlu dukungan harta halal. Meskipun sudah tidak melakukan transaksi ribawi, kadang masih ada harta yang diperoleh dari cara itu.

Di kehidupan modern saat ini memang hampir tidak ada orang yang bisa terhindar dari riba. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang artinya,

Sungguh akan datang suatu masa kepada manusia ketika tidak seorang pun di antara mereka yang tidak akan memakan riba. Siapa saja yang berusaha tidak memakannya, maka dia akan tetap terkena debunya”. (HR Ibnu Majah)

Lantas apa yang perlu dilakukan agar harta bersih dari riba? Sebab walaupun seseorang tidak melakukan transaksi riba, namun dirinya akan terkena debunya seperti sabda Rasulullah di atas.

Bahaya Harta Riba

Bahaya harta riba, Sumber: suara.com
Bahaya harta riba, Sumber: suara.com

Jika harta yang didapatkan dari transaksi ribawi tidak segera dibersihkan, bahayanya begitu besar. Tidak hanya menimpa diri sendiri, namun dampaknya bisa sampai kepada keluarga.

Bahaya riba yang akan menimpa seseorang secara pribadi pun begitu mengerikan. Suatu ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda yang artinya,

Riba itu memiliki 73 macam. Sedangkan (dosa) yang paling ringan (dari macam-macam dosa tersebut) seperti seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri”. (HR Ibnu Majah)

Dengan gambaran hadits di atas, menjelaskan riba begitu bahaya bagi seorang muslim. Maka sepantasnya harta segera bersihkan dari riba agar terhindar dari dosa. 

Harta yang dimiliki seorang muslim memang sepatutnya selalu dibersihkan. Harta halal bisa dibersihkan dengan mekanisme yang ditetapkan syariat seperti zakat maupun sedekah. Sejatinya zakat membersihkan harta dan sedekah menumbuhkan harta.

Sedangkan harta haram seperti hasil riba tentu juga ada cara membersihkannya. Namun sebagaimana zakat dan sedekah, membersihkan harta riba pun sebaiknya dengan cara yang berasal dari syariat Islam.

Cara Membersihkan Harta Riba

Setelah menyadari bahaya harta riba, seorang muslim perlu berusaha sekuat tenaga agar hartanya bersih dari riba. Berikut adalah beberapa cara membersihkan harta riba:

1. Bertaubat

Bertaubat dari dosa riba, Sumber: madaninews.id
Bertaubat dari dosa riba, Sumber: madaninews.id

Tentu langkah pertama yang perlu segera dilakukan adalah dengan bertaubat. Tidak hanya dalam hati, taubat yang dilakukan sebaiknya juga diikuti dengan perbuatan. Inilah taubat nasuha sebagaimana yang dianjurkan dalam agama Islam.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surat At-Tahrim ayat 8 yang artinya,

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nasuha (taubat yang sebenar-benarnya”.

Taubat merupakan perbuatan mulia yang sepatutnya dilakukan umat Islam. Bahkan tidak hanya yang baru sadar dari transaksi riba, namun juga bagi setiap muslim yang sudah berusaha menghindarinya.

Harapannya dengan taubat yang dilakukan, harta riba setelah taubat yang belum mampu dihilangkan akan dimaklumi oleh Allah. Pasalnya sebagaimana hadits Rasulullah di atas, terhindar dari riba di kehidupan modern ini seakan menjadi hal yang mustahil.

2. Cari Harta Halal

Cara selanjutnya yang perlu dilakukan untuk membersihkan harta riba yakni dengan mencari harta halal. Jangan sampai menggunakan harta perolehan transaksi ribawi yang masih tersisa. Menggunakannya akan membuat sulit jalan meninggalkan riba.

Tentu dalam mendapatkan harta halal dengan menempuh cara yang baik. Yakni cara yang diridhai oleh Allah dengan tidak menyimpang dari laranganNya. Sebab sejatinya Allah hanya menerima sesuatu yang berasal dari yang baik.

Namun, jika sulit mendapatkan harta halal, bisa memaksimalkan usaha dengan berdoa dan sedekah. Meskipun niat sedekah sebaiknya bukan karena harta, namun sedekah karena Allah menjadi cara membuka pintu rezeki.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda yang artinya,

Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah”. (HR Baihaqi)

Sambil berupaya mencari harta halal, membiasakan sedekah setiap hari bisa dilakukan. Meskipun dimulai dari yang kecil, harapannya dapat mencerminkan kesungguhan bahwa diri benar-benar ingin menjadi hamba yang baik.

3. Meningkatkan Ketakwaan

Kedua cara di atas juga perlu didukung oleh kemauan diri untuk terus berupaya menuju ketakwaan. Sebab Allah akan memberikan bantuan bagi hamba yang sungguh-sungguh. Saat Allah menilai seorang hamba sudah mencapai derajat takwa, maka pertolonganNya begitu luas.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surat Ath-Thalaq ayat 4 yang artinya,

Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam segala urusannya”.

4. Menyumbangkan Harta Riba

Penyaluran sedekah online, Sumber: upgradedpoints.com
Penyaluran sedekah online, Sumber: upgradedpoints.com

Cara yang juga bisa ditempuh untuk membersihkan harta riba adalah dengan menyumbangkan kepada pihak lain. Berkenaan dengan hal ini, Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin dalam Liqo’ Al Bab Al Maftuh kaset nomor 2 menyatakan,

Sesuatu yang diharamkan karena usahanya, maka ia haram bagi yang mengusahakannya saja, bukan pada yang lainnya yang mengambil dengan jalan yang mubah”.

Kebolehan menyalurkan harta riba juga diperkuat oleh pendapat ulama lain. Bahkah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa harta tersebut boleh disumbangkan kepada umat Islam secara umum, tidak harus kepada pihak tertentu.

Langkah ini tentunya bisa dimaksimalkan agar harta benar-benar bersih dari riba. Terlebih adanya layanan sedekah online saat ini semakin mempermudah dalam penyaluran harta riba tersebut.

Itulah beberapa cara membersihkan harta riba yang bisa dijadikan amalan penghapus dosa riba. Saat ada kesungguhan, tentu akan ada jalan agar harta bersih dari riba. Saat masih hidup di dunia adalah waktu yang tepat agar tidak dihisab di hari akhir nanti.

Salurkan Bersama Laziskhu

Lembaga Amil Zakat Laziskhu
Lembaga Amil Zakat Laziskhu

Akan lebih bermakna dan lebih bermanfaat jika harta tersebut disalurkan kepada tempat yang tepat atau sasaran yang tepat. Terlebih saat ini masih banyak umat Islam yang masih perlu diperhatikan, baik dalam kecukupan kebutuhan hidup maupun fasilitas.

Laziskhu berdedikasi untuk memperhatikan kehidupan sesama. Dengan berupaya menegakkan syariat zakat, sedekah, wakaf dan lain sebagainya, harapannya dapat menjembatani umat Islam yang ingin ikut menyalurkan kepedulian.

Dari data yang telah dikumpulkan, Laziskhu telah mengantongi informasi dari mereka yang perlu mendapatkan kepedulian. Maka jika ingin membersihkan harta riba dengan menyumbangkannya, Laziskhu bersedia membantu.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan setiap hambaNya dalam meniti jalan kebenaran. Dan mengampuni dosa-dosa yang telah dilakukan.